MEDC siapkan 3 proyek migas di kuartal III, dua masuk tahap pengeboran

Sabtu, 11 Juli 2026

image

JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melaporkan rencana dua pengeboran pada Blok Corridor dan Blok Madura Offshore pada kuartal III 2026.

Menurut laporan aktivitas eksplorasi Perseroan pada periode April-Juni 2026, MEDC, melalui Medco E&P Grissik Ltd. telah melakukan persiapan lokasi pengeboran di Blok Corridor, khususnya di Sumur Eksplorasi Rebonjaro Dalam-3.

Perseroan berencana akan mulai melakukan pengeboran pada kuartal III 2026 mendatang, dengan estimasi biaya (gross) yang dikeluarkan mencapai US$28 juta.

Sebagai catatan, MEDC telah mengakuisisi 24% hak partisipasi Repsol di Blok Corridor di Sumatra Selatan, dengan nilai transaksi US$425 juta pada Juni 2025 lalu.

Dengan 7 lapangan produksi gas dan 1 lapangan produksi minyak, MEDC menyasar tambahan laba hingga US$145 juta.

Kemudian, di Blok Madura Offshore, MEDC berencana memulai pengeboran sumur appraisal pada bulan Agustus 2026 mendatang, usai merampungkan survei di kuartal II 2026.

Melalui anak usahanya, Medco Energi Madura Offshore Pty. Ltd. yang memiliki hak partisipasi sebesar 67,5%, Perseroan akan menggarap Sumur Appraisal MS2-2 dengan estimasi biaya (gross) sekitar US$16,5 juta.

Kemudian, Perseroan juga melaporkan PT Medco E&P Indonesia masih dalam proses persiapan pengeboran sumur eksplorasi Lotus-1 di Blok South Sumatra hingga kuartal III 2026, dengan estimasi biaya US$5 juta.

Sementara itu, di Blok Amanah di Sumatra Selatan, MEDC baru merampungkan pelaksanaan tender, dan selanjutna akan mempersiapkan survei seismic dengan estimasi biaya US$5 juta.

Seperti yang telah diberitakan IDNFinancials sebelumnya, emiten migas milik keluarga Panigoro ini menargetkan produksi migas sekitar 165-170 ribu barrels of oil equivalent per day (BOEPD) pada tahun 2026.

Usai merealisasikan lifting 156 ribu BOEPD di tahun 2025, target tahun 2026 ini merupakan tingkat produksi tertinggi sepanjang sejarah Perseroan.

Hingga akhir 2025, cadangan dan sumber daya Perseroan terdiri dari:

  1. Cadangan Terbukti & Terduga (2P) sebesar 564 mmboe,
  2. Indeks Umur Cadangan 2P sekitar 11,4 tahun, dan
  3. Sumber Daya Kontinjensi (2C) sekitar 1 miliar boe.

 (ZH)