Net foreign hijau, BUMI dan BRMS top buy
Senin, 13 Juli 2026
JAKARTA – Perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Senin (13/7) ditutup pada posisi net buy atau pembelian bersih.
Pada hari bursa sebelumnya, Jumat (10/7), perdagangan asing ditutup dengan net buy 224,58 juta lembar. Posisi net buy tersebut bertahan hingga hari ini, meski turun menjadi 130,40 juta lembar.
Total volume perdagangan asing pun meningkat, baik untuk buy maupun sell. Volume pembelian saham asing (foreign buy) naik dari 2,78 miliar lembar menjadi 3,57 miliar lembar, dan volume penjualan saham asing (foreign sell) naik dari 2,56 miliar lembar menjadi 3,44 miliar lembar.
Top Buy
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mendapat volume net buy tertinggi, di angka 266,02 juta lembar. Para investor asing membeli 560,82 juta lembar dan menjual 294,79 juta lembar sahamnya.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), anak usaha BUMI, mendapat posisi kedua dengan volume net buy sebesar 85,20 juta lembar, setelah asing membeli 180,71 juta dan menjual 95,51 juta lembar sahamnya.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mendapat net buy sebesar 49,38 juta lembar. Perdagangan asingnya dicatat sebesar 100,77 juta lembar dibeli dan 51,38 juta lembar dijual.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyusul dengan net buy sebesar 48,43 juta lembar. Emiten ini mencatat volume transaksi beli sebesar 84,77 juta lembar dan transaksi jual sebesar 36,33 juta lembar.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menutup dengan net buy 33,80 juta lembar. Perdagangan asingnya dicatat dengan 57,47 juta saham dibeli dan 23,66 juta saham dijual.
Top Sell
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mendapat volume net sell tertinggi, di angka 133,13 juta lembar. Asing membeli 173,82 juta lembar, tetapi menjual hingga 306,95 juta lembar.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mendapat net sell sekitar 104,57 juta lembar di posisi kedua. Volume transaksi asingnya dicatat sebesar 34,12 juta saham dibeli dan 138,70 juta saham dijual.
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mendapat net sell 80,36 juta lembar. Transaksi asingnya dicatat dengan 94,21 juta lembar yang dibeli dan hampir 175 juta lembar yang dijual.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan net sell 79,28 juta lembar setelah asing membeli tidak sampai 70 juta lembar, tetapi menjual hampir 150 juta lembar sahamnya.
PT Wir Asia Tbk (WIRG) mendapat net sell sekitar 28,10 juta lembar. Para investor asing hanya membeli 705.600 lembar, tetapi menjual lebih dari 28,80 juta lembar saham. (KD)
Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.