Dalam masa buyback, saham TLKM terkerek di sesi I
Selasa, 16 Desember 2025

JAKARTA – Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkerek 1,44% pada sesi I pukul 10.57 WIB, Selasa (16/12), di hari ke dua masa penawaran buyback saham.
Dalam pantauan perdagangan, saham emiten ini naik Rp50 menjadi Rp3.520 per saham dari saat harga pembukaan perdagangan di level Rp3.490 per lembar.
Kemarin (15/12), manajemen TLKM mengumumkan rencana buyback bagi pemegang saham yang menolak rencana spin off lini bisnis dan asset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (Telkom Infra).
“Jangka waktu penyampaian permohonan buybacak dari 15 hingga 16 Desember 2026,” kata Arthur Angelo Syailendra, Direktur Keuangan Dan Manajemen Risiko TLKM dalam keterbukaan informasi dikutip.
Masa penawaran berlangsung hingga penutupan perdagangan sesi II, Selasa (16/12) di harga Rp3.090 per lembar. Harga ini merupakan rerata perdagangan dalam 90 hari sejak pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 November 2025.
TLKM mengajukan sejumlah persyaratan buyback yakni, pemegang saham yang menolak rencana spin off, menghadiri RUPSLB, terdaftar sebagai pemegang saham sehari sebelum pelaksanaan RUPSLB, dan mengajukan usulan penjualan saham.
Kemarin, saham emiten ini terkoreksi Rp80 menjadi Rp3.470 per lembar pada penutupan perdagangan sesi II pukul 16.00 WIB. Volume saham diperjualbelikan 121,70 juta dalam 15.873 kali senilai Rp424,60 miliar. (LK)