Pesawat jet C909 buatan China berhasil angkut 30 juta penumpang
Selasa, 16 Desember 2025

JAKARTA - Pesawat jet regional C909 buatan China mencatat tonggak penting setelah berhasil mengangkut lebih dari 30 juta penumpang secara aman. Hingga kini, 175 unit C909 telah dikirimkan, dengan pangsa sekitar 60 persen pasar jet regional di China, serta telah beroperasi di 12 negara, berdasarkan data dari Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) yang dikutip People’s Daily.
C909 merupakan jet regional turbofan bermesin ganda generasi baru untuk rute jarak pendek hingga menengah yang dikembangkan secara mandiri sesuai standar kelaikan udara internasional. Pesawat berkapasitas 78–97 kursi dengan jangkauan 2.225–3.700 kilometer ini melakukan penerbangan perdana pada 28 Juni 2016.
Dalam beberapa tahun terakhir, C909 terus memperluas jaringan operasinya dan mendorong pengembangan skala industri. Pesawat ini telah melayani lebih dari 700 rute, mengangkut puluhan ribu penumpang setiap hari, serta menghubungkan ratusan kota, menandai kemajuan signifikan dalam operasi komersial pesawat jet buatan dalam negeri China.
C909 juga dikembangkan ke berbagai varian khusus, termasuk pesawat kargo, komando penyelamatan darurat, medis, dan jet bisnis. Di pasar internasional, pesawat ini mulai digunakan pada rute lintas negara dan memperkuat konektivitas antara kota-kota di China dan luar negeri.
Di kawasan Asia Tenggara, hampir 20 rute internasional telah dibuka oleh TransNusa (Indonesia), Lao Airlines, dan VietJet Air (Vietnam), yang menghubungkan lebih dari 20 kota. Ekspansi ini mencerminkan percepatan penetrasi C909 ke pasar global.
Keberhasilan C909 mengangkut lebih dari 30 juta penumpang menjadi indikator perkembangan stabil industri pesawat komersial China. Selama 23 tahun pengembangan, program ini berhasil mengatasi tantangan utama dalam desain, manufaktur, pengujian, operasi, perawatan, serta teknologi keselamatan dan keandalan di berbagai kondisi ekstrem.
Melalui C909, China untuk pertama kalinya menyelesaikan rantai penuh pengembangan pesawat jet penumpang, mulai dari desain hingga operasi komersial. Program ini dinilai memperkuat fondasi industri pesawat besar nasional, membangun sistem teknologi, serta menyiapkan sumber daya manusia teknis untuk pengembangan jangka panjang.(DH)