BBRI tebar dividen interim Rp20,63 triliun, saham terkerek 1,36%
Rabu, 17 Desember 2025

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menebar dividen interim sebesar Rp20,63 triliun dari laba tahun buku 2025. Dengan besaran itu, maka dividend payout ratio (DPR) sekira 50,59%.
Dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (17/12), Dhanny, Sekretaris Perusahaan BBRI menyampaikan bahwa dewan komisaris telah menyetujui keputusan direksi membagikan dividen interim Rp37 per saham, kemarin (15/12).
Dividen interim akan dibagikan pada 15 Januari 2026 ke pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 2 Januari 2026.
Besaran dividen interim itu merujuk data keuangan per 30 September 2025 dengan laba bersih Rp40,77 triliun. Sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp224,87 triliun dan total ekuitas Rp337,89 triliun.
Pada periode serupa tahun lalu, emiten BUMN ini membagikan dividen interim Rp20,37 triliun atau Rp135 per saham. Besaran DPR tercatat 45,12% dari laba bersih Rp45,06 triliun. Saldo laba ditahan tercatat Rp220,31 triliun dan total ekuitas Rp329,47 triliun.
Seiring pengumuman rencana itu, saham emiten ini terkerek 1,36% menjadi Rp3.740 per saham pada pukul 09.53 WIB. Sejak sepekan sahamnya naik 1,63% atau Rp60 per lembar. (LK)