Asing gencar jual saham energi saat IHSG naik 28,56 poin di sesi I

Rabu, 17 Desember 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 28,56 poin atau 0,33% ke level 8.715 pada perdagangan sesi pertama Rabu (17/12). IHSG bergerak di rentang terendah 8.691 dan tertinggi 8.729.

Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp26,89 triliun dengan volume perdagangan 34,43 miliar lembar saham. Di tengah penguatan indeks, investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net foreign sell sebesar Rp471,2 miliar.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham-saham sektor eneri seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Di sisi lain, aksi beli asing terbesar mengalir ke rights yang diterbitkan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), kemudian pada saham PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA).

Berikut rincian daftar net foreign sell dan net foreign buy terbesar pada sesi I:

Top 5 Net Foreign Sell:

  1. BUMI – 548.955.300 saham
  2. DEWA – 288.080.900 saham
  3. BRMS – 141.780.100 saham
  4. BKSL – 126.313.200 saham
  5. BIPI – 79.584.600 saham

Top 5 Net Foreign Buy:

  1. PANI-R – 231.842.219 saham
  2. PNLF – 63.008.200 saham
  3. BBKP – 56.648.200 saham
  4. ANTM – 26.194.400 saham
  5. PIPA – 20.452.300 saham

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 408 saham menguat, 236 saham melemah, dan 57 saham stagnan. (KR)