Pheu Thai usung keponakan Thaksin jadi calon PM Thailand

Rabu, 17 Desember 2025

image

JAKARTA – Partai Pheu Thai kembali melakukan manuver politik strategis dengan menominasikan Yodchanan Wongsawat, keponakan mantan pemimpin Thaksin Shinawatra, sebagai kandidat utama Perdana Menteri dalam pemilihan umum yang dijadwalkan pada 8 Februari mendatang.

Langkah ini menegaskan upaya dinasti politik Shinawatra untuk mempertahankan pengaruhnya di tengah ketegangan geopolitik perbatasan dan tekanan dari elit pro-militer.

Seperti dilansir dari channelnewsasia.com (16/12), Yodchanan (46) bukanlah figur politisi murni, melainkan seorang teknokrat dengan latar belakang akademis yang kuat. Ia merupakan profesor teknik biomedis lulusan University of Texas at Arlington dan pemegang sejumlah paten perangkat medis canggih.

Penunjukan putra dari mantan PM Somchai Wongsawat ini dinilai sebagai strategi rebranding partai untuk menawarkan visi teknokratis, sembari tetap memanfaatkan basis loyalitas massa pendukung klan Shinawatra yang masih kuat.

Ujian terberat bagi Yodchanan jika terpilih adalah krisis keamanan nasional. Thailand saat ini menghadapi eskalasi konflik perbatasan yang mematikan dengan Kamboja, yang telah menewaskan sedikitnya 32 orang dan memaksa 800.000 warga mengungsi.

Dalam pernyataan persnya, Yodchanan menegaskan bahwa "kedaulatan adalah prioritas mutlak", mengisyaratkan pendekatan tegas dalam menangani sengketa wilayah yang kembali memanas bulan ini.

Pencalonan ini terjadi di tengah lanskap politik yang rapuh bagi keluarga Shinawatra. Thaksin sendiri (76) masih menjalani hukuman penjara terkait kasus korupsi, sementara putrinya, Paetongtarn, dicopot dari jabatan Perdana Menteri oleh perintah pengadilan pada Agustus lalu atas pelanggaran etika.

Pheu Thai kini bertaruh pada profil intelektual Yodchanan untuk melawan narasi oposisi elit tradisional dan militer yang selama dua dekade terakhir menjadi seteru abadi mereka. (SF)