Grup Bakrie ungkap alasan di balik partisipasi proyek PSEL Danantara
Selasa, 21 Juli 2026
JAKARTA – PT Bakrie Power telah ditetapkan sebagai mitra terpilih dalam seleksi mitra proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) milik Danantara bersama konsorsium Mentari Citra Lestari.
Dalam keterangan resminya, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), sebagai induk Bakrie Power, menilai proyek Waste-to-Energy (WtE) ini sebagai sebuah jalur diversifikasi usaha yang menjanjikan dalam jangka panjang.
“Bisnis PSEL ini juga sangat terkait dengan pengalaman dan kapabilitas Bakrie Power dalam membangun pembangkit listrik untuk PLN ataupun kepentingan B2B market,” sambung Christofer Alexander Uktolseja, Corporate Secretary BNBR, dalam keterangan resmi, Senin (20/7).
Dalam pengelolaan PSEL nantinya, Bakrie Power didukung oleh PT Acritas Karya Persada dan SUS Indonesia Holding Limited dalam konsorsium Mentari Citra Lestari.
Perseroan menilai bahwa keduanya merupakan perusahaan berpengalaman dalam industri tersebut.
“Acritas telah memiliki pengalaman dalam membangun proyek sejenis di Surabaya, serta SUS Indonesia yang akan bertindak sebagai Technology Provider, merupakan mitra yang memiliki kapabilitas teknis serta portofolio dalam penyediaan teknologi dan implementasi proyek sejenis di Cina dan berbagai negara lainnya,” imbuh Christofer.
Sebagai anggota konsorsium, Bakrie Power sendiri akan berperan dalam pemilihan kontraktor EPC, membantu pemenuhan ketentuan komponen lokal bagi SUS Indonesia, pemeliharaan fasilitas PSEL, serta pendanaan proyek dan koordinasi dengan stakeholders.
Namun, manajemen BNBR menegaskan bahwa penetapan sebagai mitra PSEL Danantara ini masih bersifat bersyarat, sampai Bakrie Power dan konsorsium memenuhi seluruh syarat dalam conditional letter of award.
“Saat ini PT Bakrie Power bersama anggota konsorsium dan Danantara masih dalam tahap akan melaksanakan studi kelayakan untuk mengevaluasi aspek teknis, komersial dan finansial proyek PSEL,” jelasnya.
Jadwal dimulainya proyek PSEL Surabaya Raya oleh Bakrie Power juga baru akan ditentukan usai perusahaan menerima Final Letter of Award. Namun, Bakrie Power tetap berkomitmen untuk “mendukung target COD yang direncanakan oleh Danantara.”
Selain Bakrie Power, salah satu entitas Chandra Asri Group milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Waste Energy (CWE), juga telah ditunjuk sebagai mitra terpilih dalam seleksi mitra PSEL Danantara.
Namun, sama dengan CWE, Bakrie Power juga belum dapat memberikan estimasi kontribusi proyek ini terhadap kinerja keuangan perusahaan dan induknya, BNBR.
Bakrie Power masih harus melalui pembentukan usaha patungan (JV) dengan pihak pilihan Danantara. “Proses yang akan menetukan porsi saham dalam perusahaan JV,” tutup Christofer. (ZH)