BI Rate bertahan di 4,75%, memperpanjang level terendah sejak 2022
Rabu, 17 Desember 2025

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75% setelah menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Desember 2025.
Perry Warjiyo, Gubernur BI, mengatakan dewan gubernur memutuskan suku bunga Deposit Facility tetap berada di level 3,75%, sementara suku bunga Lending Facility juga bertahan di 5,50%.
Keputusan tersebut memperpanjang posisi BI Rate di level terendah dalam lebih dari tiga tahun atau sejak 2022.
“Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, di tengah masih tingginya ketidakpastian global” jelas Perry, dalam konferensi pers hari ini.
Sebelumnya dalam RDG November 2025, BI juga menahan suku bunga acuan di 4,75%. Perry mengatakan keputusan itu juga sejalan dengan fokus jangka pendek bank sentral, untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik aliran investasi asing di tengah ketidakpastian global.
Berdasarkan konsensus yang dihimpun Bloomberg, mayoritas ekonom memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan pada RDG Desember 2025.
Dari total 34 ekonom, sebanyak 22 responden memproyeksikan BI Rate tidak berubah.
Keputusan BI diambil setelah Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 bps ke kisaran 3,50%–3,75% pada pekan lalu. Ini merupakan pemangkasan ketiga The Fed sejak awal tahun, seiring pelemahan pasar tenaga kerja AS. (KR)