China dan Thailand perkuat kerja sama AI hingga rantai pasok
Selasa, 21 Juli 2026
TIONGKOK - China dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan inovasi, termasuk menyelaraskan kebijakan di sektor strategis serta memperluas pertukaran pengetahuan sebagai bagian dari upaya membangun "masa depan bersama yang makmur".
Seperti dikutip Reuters, kesepakatan tersebut tertuang dalam pernyataan bersama yang dirilis setelah Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyelesaikan kunjungan selama lima hari ke China.
Kedua negara berkomitmen memperdalam kolaborasi di berbagai sektor, antara lain kesehatan, informasi geospasial, teknologi pertanian, material maju, kecerdasan buatan (AI), perangkat elektronik canggih, industri otomotif, kedirgantaraan, dan energi bersih.
Menurut pernyataan tersebut, kemajuan teknologi dan transformasi digital membuka peluang baru yang besar bagi kedua negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
China dan Thailand juga sepakat memperkuat kerja sama antara industri dan lembaga riset guna mengamankan serta memperkokoh rantai pasok di berbagai sektor strategis.
Selain itu, kedua negara menegaskan komitmen untuk mempercepat pembangunan jalur kereta cepat China–Thailand.
Pemerintah Thailand menargetkan penyelesaian ruas sepanjang 250 kilometer pada 2030.
Dalam bidang hubungan internasional, Beijing dan Bangkok juga sepakat meningkatkan koordinasi serta komunikasi terkait kebijakan luar negeri dan pertahanan, seiring eratnya hubungan bilateral yang terus terjalin sejak tahun lalu. (DK)