IHSG naik 1,41% didukung inflow Rp220 miliar di sesi I

Selasa, 21 Juli 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,41% atau 88,07 poin ke level 6.319,85 pada perdagangan sesi pertama Selasa (21/7), melanjutkan reli hari ke-9.

Nilai total transaksi di pasar saham mencapai Rp11,07 triliun, melibatkan 30,9 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan 1,76 juta kali.

Sebanyak 387 saham mencatat kenaikan harga, sementara 224 saham melemah, dan 181 saham stagnan.

Sektor properti memimpin penguatan indeks sektoral, dengan kenaikan 2,93%. Sedangkan sektor kesehatan jadi satu-satunya yang melemah, dengan penurunan 1,39%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG saat ini tengah memasuki area resistance 6.300. Jika pergerakan terbatas atau cenderung tertahan di area 6.300-6.340, investor diharapkan mewaspadai potensi pull back sebelum indeks melanjutkan reli.

“Stochastic RSI yang sudah overbought sejalan dengan indikasi tersebut,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Seiring dengan kenaikan IHSG, minat beli investor asing di pasar saham Indonesia kembali dominan dan mencatatkan net buy atau pembelian bersih Rp220,14 miliar.

Berikut rincian Top 5 Net Foreign Buy dan Net Foreign Sell pada sesi pertama Selasa:

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp169,72 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp92,81 miliar
  3. PT Petrosea Tbk (PTRO) – Rp41,48 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp27,98 miliar
  5. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) – Rp23,64 miliar

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) – Rp56,80 miliar
  2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp45,62 miliar
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Rp41,92 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) – Rp26,80 miliar
  5. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) – Rp15,12 miliar

(KR)