IHSG naik 1,74% ke level tertinggi 10 pekan, rupiah unggul

Selasa, 21 Juli 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,74% pada perdagangan Selasa (21/7), memperpanjang reli kenaikan indeks menjadi 9 hari.

Kenaikan tersebut sekaligus membawa IHSG kembali ke level tertinggi sekitar 10 pekan perdagangan.

Nilai total transaksi di pasar saham mencapai Rp21,59 triliun, melibatkan perdagangan 51,1 miliar lembar dan frekuensi transaksi 2,94 juta kali.

Sejumlah saham dengan transaksi terbesar yaitu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencapai Rp2,24 triliun, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp1,8 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp980,3 miliar.

Harga saham TPIA pun melesat 6,13% hingga penutupan perdagangan. Sementara harga saham DSSA naik 15,34% dan BBRI naik 1,66%.

“Secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level 6300 seiring dengan pembentukan histogram positif MACD yang terus berlanjut,” jelas analis Phintraco Sekuritas, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Penguatan ini sekaligus menjadikan IHSG sebagai indeks dengan performa terbaik di kawasan emerging market Asia Pasifik, menyusul penguatan TWSE Taiwan 4,20% dan KOSPI Korea Selatan 3,56%.

Dari pasar valuta asing, mayoritas mata uang di kawasan ini juga menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Ringgit Malaysia dan rupee India masing-masing menguat 0,10% dan 0,22% terhadap dolar AS, seiring pergerakan indeks dolar (DXY) yang melemah 0,03%. Sedangkan rupiah menguat 0,33% dan bertahan di Rp17.888 per dolar AS menurut data Bloomberg.

Penguatan ini membuat rupiah unggul di antara mata uang lain. Namun sejak awal tahun, rupiah masih terkontraksi 7,24% terhadap dolar AS. (KR)