Perdagangan asing melonjak, net sell 169 juta lembar
Selasa, 21 Juli 2026
JAKARTA – Perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (21/7) ditutup pada posisi net sell atau penjualan bersih.
Pada hari bursa sebelumnya, Senin (20/7), perdagangan asing ditutup dengan net sell mencapai 1,31 miliar lembar. Hari ini, angka tersebut turun menjadi net sell 169,85 juta lembar saja.
Meski begitu, total volume perdagangan asing sendiri melonjak drastis. Volume pembelian saham asing (foreign buy) naik dari 5,67 miliar lembar menjadi 7,61 miliar lembar, sedangkan volume penjualan saham asing (foreign sell) naik dari 4,36 miliar lembar menjadi 7,78 miliar lembar.
Top Buy
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mendapat volume net buy tertinggi, yaitu sebesar 299,43 juta lembar. Para investor asing membeli lebih dari 547,03 juta lembar dan menjual 247,60 juta lembar sahamnya.
PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mendapat volume net buy sebesar 90,75 juta lembar, setelah asing membeli 357,39 juta dan menjual 266,63 juta lembar sahamnya.
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mendapat net buy sebesar 71,96 juta lembar. Perdagangan asingnya dicatat sebesar 129,29 juta lembar dibeli dan 57,32 juta lembar dijual.
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mendapat net buy sebesar 67,07 juta lembar. Emiten ini mencatat volume buy sebesar 102,80 juta lembar dan volume sell sebesar 35,72 juta lembar.
PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) menutup dengan net buy sebesar 57,70 juta lembar. Perdagangan asingnya dicatat dengan 186,86 juta saham dibeli dan 129,26 juta saham dijual.
Top Sell
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebelumnya bertengger di posisi top buy, tapi kini mendapat volume net sell tertinggi, yaitu sebesar 428,12 juta lembar. Asing membeli 1,08 miliar lembar, tapi menjual lebih dari 1,51 miliar lembar sahamnya.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mendapat net sell sekitar 308,60 juta lembar. Volume transaksi asingnya dicatat sekitar 867,82 juta saham dibeli dan 1,17 miliar saham dijual.
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mendapat net sell 68,97 juta lembar. Transaksi asingnya dicatat sebesar 236,45 juta lembar yang dibeli dan 305,43 juta lembar yang dijual.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyusul dengan volume net sell 64,72 juta lembar setelah asing membeli tidak sampai 30 juta lembar, tetapi menjual 94,65 juta lembar.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menutup dengan net sell sekitar 45,17 juta lembar. Para investor asing membeli 255,24 juta lembar, tetapi menjual 300,41 juta lembar saham. (KD)
Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.