Peluang IHSG rebound usai BI Rate bertahan di 4,75%

Kamis, 18 Desember 2025

image

JAKARTA – IHSG diperkirakan masih berpeluang rebound terbatas pada perdagangan Kamis setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan sesuai ekspektasi pasar.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG melemah 0,11% ke level 8.677,35, setelah bergerak sideways dalam kisaran sempit.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Desember telah memutuskan suku bunga acuan atau BI Rate bertahan di 4,75%. Kebijakan ini dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.

Analis Phintraco Sekuritas menilai keputusan BI yang telah diantisipasi pasar membuat pergerakan indeks lebih banyak dipengaruhi faktor teknikal. “Stochastic RSI yang membentuk golden cross di dekat area oversold membuka peluang rebound jangka pendek,” jelas analis Phintraco.

Namun analis Phintraco menilai IHSG masih berpotensi berada di area konsolidasi, selama belum mampu tutup di atas level 8.750.

Dari sisi eksternal, CGS International Sekuritas Indonesia mencatat mayoritas indeks di Wall Street masih melemah, seiring rotasi saham yang terkait dengan AI. Pelemahan di Wall Street serta aksi net sell asing pada perdagangan di pasar saham Indonesia kemarin, berpotensi jadi katalis negatif.

Namun di sisi lain, penguatan harga sejumlah komoditas di pasar global diprediksi jadi penopang pergerakan IHSG.

“IHSG hari ini diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat terbatas pada kisaran support 8.591/8.508 dan resist 8.764/8.850,” jelas analis CGS International dalam catatan yang disampaikan hari ini. (KR)