Scan-Bilt milik Petrosea raih kontrak Rp485,4 miliar di Singapura
Kamis, 18 Desember 2025

JAKARTA – PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten jasa migas dan pertambangan milik Grup Barito, telah menandatangani perjanjian dengan Aster Chemicals and Energi Pte. Ltd. (Aster).
Dalam perjanjian itu, PTRO melalui anak usahanya yaitu Scan-Bilt Pte. Ltd. akan menyediakan layanan Engineering, Procurement & Construction (EPC) untuk kompleks pabrik milik Aster yang berlokasi di Pulau Bukom dan Jurong.
Nilai kontrak yang disepakati Aster dan Scan-Bilt adalah sebesar US$29,07 juta atau sekitar Rp485,4 miliara, dengan jangka waktu pekerjaan yang akan berlangsung selama 2 tahun.
Presiden Direktur PTRO, Michael, mengatakan Scan-Bilt akan menghadirkan solusi EPC dengan standar terbaik untuk industri, serta memprioritaskan keunggulan teknik hingga efisiensi.
“Untuk mendukung pengembangan infrastruktur energi yang andal dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik dan Oseania, termasuk Singapura,” kata Michael, dalam keterangan yang disampaikan kepada IDNFinancials.com hari ini.
PTRO sebagai induk usaha Scan-Bilt, akan memberikan dukungan penuh dalam proyek itu, melalui pengalaman lebih dari 5 dekade dalam menghadirkan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Sebagai catatan, kompleks pabrik Aster di Pulau Bukom dan Jurong beroperasi sebagai pusat produksi terpadu untuk kegiatan pengilangan dan petrokimia di Singapura. Kompleks pabrik ini terhubung dengan jaringan pipa bawah laut Singapura.
Aster Bukom memiliki fasilitas kilang dan cracker etilena, sedangkan Aster Jurong berfokus pada produksi berbagai petrokimia utama seperti ethylene oxide, ethoxylates, styrene monomer dan propylene oxide.
Seperti disampaikan IDNFinancials.com bulan lalu, Scan-Bilt adalah perusahaan yang telah diakuisisi oleh PTRO, dengan nilai transaksi US$8,03 juta atau setara Rp134 miliar.
Michael menyebut akuisisi Scan-Bilt, yang telah beroperasi sejak 1990 di Singapura, dalam rangka membantu kebutuhan ekspansi bisnis Petrosea di luar Indonesia. (KR)