Tak ada pendapatan dari Mubdala Energy, Laba SHIP anjlok 17%
Senin, 17 November 2025
JAKARTA - PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) membukukan laba bersih US$13,12 juta sepanjang Januari–September 2025, turun 17,43% secara tahunan atau dari US$15,89 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan itu membuat Earnings Per Share (EPS) SHIP turun ke US$0,0048 per lembar, dari sebelumnya US$0,0058 per lembar.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, pendapatan SHIP hingga September 2025 turun 5,22% menjadi US$127 juta.
Penurunan pendapatan SHIP disebabkan oleh realisasi penyewaan kapal kepada pihak ketiga yang turun 4,51% secara tahunan menjadi US$127 juta hingga September. Sementara pendapatan sewa kapal dari pihak berelasi merosot 93,6% menjadi US$936,8 ribu.
Sejumlah pelanggan yang menjadi kontributor utama pendapatan SHIP yaitu PT Pertamina International Shipping, dengan perolehan US$39,73 juta. Berikutnya disusul PetroChina International Jabung Ltd sebesar US$21,77 juta, BP Berau Ltd US$17,41 juta, dan PT Pertamina Hulu Energi OSES US$14,99 juta.
Pendapatan dari pelanggan utama tersebut menunjukkan pertumbuhan. Namun SHIP tidak lagi mencatat pendapatan dari Mubdala Energy (South Andaman) RSC Ltd pada Januari-September 2025, yang sebelumnya menyumbang pendapatan perseroan hingga US$14,06 juta di periode serupa tahun lalu.
Dari sisi neraca, total aset SHIP tercatat US$465,44 juta per 30 September 2025, turun 3,71% secara tahunan. Total liabilitas perseroan juga turun 5,63% secara tahunan menjadi menurun menjadi US$247,05 juta.
Meski kewajiban berhasil ditekan, penurunan aset tersebut membuat total ekuitas SHIP turun 1,46% menjadi US$218,39 juta, dari posisi akhir tahun 2024. (DH/KR)