Saham melonjak 141% sebulan, Dirut GTSI buka suara

Jumat, 19 Desember 2025

image

JAKARTA – PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menggelar Public Expose pada Kamis (18/12) hari ini, beberapa hari setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) dua kali menyuspensi perdagangan saham emiten milik Grup Humpuss ini.

Ari Akhsara, Direktur Utama (Dirut) GTSI, mengatakan lonjakan harga saham itu mencerminkan kepercayaan pemegang saham dan investor terhadap manajemen, yang baru terpilih pada April 2025 lalu.

“Itu terefleksi dari harga saham yang saat ini, di akhir November dan per Desember itu, sekitar Rp290 per lembar,” kata Ari.

“Kami berharap kepercayaan market tetap tinggi dan pasti reaksi global maupun nasional akan mempengaruhi, namun kami tetap bertekad memenuhi harapan dari pemegang saham,” imbuh Ari.

Menurut data IDNFinancials.com, harga saham GTSI telah naik lebih dari 140% dalam sebulan terakhir dan terakhir kalinya diperdagangkan pada 10 Desember 2025.

Suspensi saham emiten yang berada di bawah kendali PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) ini, telah berlangsung selama 6 hari perdagangan atau sejak 11 Desember 2025.

Namun setelah GTSI menggelar paparan publik siang hari ini, BEI telah mencabut suspensi perdagangan saham, yang akan berlaku efektif pada Jumat (19/12) besok.

Dalam paparan publik yang digelar, Ari juga menjelaskan arah bisnis dan strategi ekspansi GTSI dalam beberapa tahun mendatang, yang mencakup rencana penambahan armada kapal. (KR)