Dirut PTPP Novel Arsyad: Target kontrak Rp23,5 triliun

Jumat, 19 Desember 2025

image

JAKARTA - PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp16 triliun pada tahun depan, seiring upaya perseroan memperkuat perolehan proyek baru. Selain itu, BUMN konstruksi ini juga membidik nilai kontrak baru sebesar Rp23,5 triliun.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menyampaikan bahwa target laba untuk tahun depan masih dalam tahap evaluasi. “Sementara untuk (target) laba masih dievaluasi,” ujarnya dalam konferensi pers Jakarta, Kamis (18/12).

Hingga akhir 2025, PTPP menargetkan realisasi kontrak baru dapat mencapai sekitar 92% dari target.

Perseroan juga melanjutkan pengerjaan proyek luar negeri, salah satunya proyek jalan kereta api di Filipina. “Kemudian untuk proyek luar negeri yang masih berjalan terkait dengan jalan kereta api di Filipina, saat ini masih berjalan karena kontraknya juga cukup lama, kalau tidak salah sampai lima tahun,” kata Novel.

Dari sisi kinerja, hingga 30 September 2025, PTPP mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,61 triliun, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, perolehan kontrak baru hingga Oktober 2025 mencapai Rp11,35 triliun. Kontrak terbaru yang diraih perseroan adalah proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bengkulu dengan nilai Rp501,99 miliar.

Proyek tersebut merupakan fasilitas pendidikan terpadu yang akan dibangun di dua lokasi, yakni Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur. Pembangunan didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025–2026, dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender sejak penerbitan surat perintah mulai kerja (SPMK), serta dilanjutkan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.(DH)