DMAS raih prapenjualan sebesar Rp1,15 triliun pada semester satu 2026
Senin, 27 Juli 2026
JAKARTA - Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), meraih pra-penjualan sebesar Rp1,15 triliun pada semester pertama tahun 2026, sekitar 55% dari target pra-penjualan tahun 2026 sebesar Rp2,08 triliun.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, mengungkapkan bahwa pada semester pertama tahun 2026, perolehan pra-penjualan Perseroan terutama berasal dari penjualan lahan industri.
“Selain itu, prapenjualan Perseroan tahun ini didukung pula oleh penjualan produk hunian serta produk komersial,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (27/7).
Ia juga menjelaskan bahwa semakin banyak permintaan akan lahan industri di kawasan GIIC Kota Deltamas yang berasal dari industri data center, terutama didukung sejumlah infrastruktur berteknologi tinggi, seperti pasokan listrik dengan layanan premium, instalasi serat optik dengan tingkat redudansi yang handal, looping sistem pada ketersediaan air bersih maupun air daur ulang, serta pusat komando keamanan.
“Pada pipeline kami sekitar 70% dari 85 hektar permintaan lahan industri, berasal dari segmen data center.” Ujar Tondy Suwanto.
Ia juga menegaskan Perseroan berkomitmen untuk tetap mengupayakan layanan terbaik bagi konsumennya dan mengembangkan kawasan industri, hunian, dan komersialnya untuk mewujudkan misi jangka panjang Perseroan.
Dari segi kinerja saham, pada perdagangan saham hari ini, Senin (27/7), harga saham DMAS naik tipis 0,73% ke level Rp138 per lembar.
Dalam sebulan terakhir saja, saham DMAS naik 1,47% dan sejak awal 2026 melonjak hingga 6,98%. (DK)