Penjualan kuartalan XPENG melonjak 78,35%, laba ERAL melesat

Selasa, 28 Juli 2026

image

JAKARTA – PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), bagian dari Grup Erajaya, membukukan laba bersih melonjak 35,25% secara tahunan pada semester I 2026 menjadi Rp108,45 miliar pada akhir Juni.

Pertumbuhan laba yang signifikan tersebut didorong penjualan yang juga naik 40,96%, menembus Rp3,68 triliun pada periode Januari-Juni 2026.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru ERAL, lonjakan pendapatan ini terjadi berkat kontribusi baru lini bisnis otomotif, serta peningkatan pendapatan lini bisnis fashion apparel, serta telepon selular dan tablet.

ERAL dikenal sebagai distributor utama mobil listrik pabrikan China, XPENG, melalui PT Era Inovasi Otomotif. Segmen ini pertama kali membukukan penjualan pada kuartal III 2025, dan telah menyumbang pendapatan hingga Rp827 miliar pada akhir 2025.

Kini, kontribusi lini bisnis otomotif tersebut sudah mencapai Rp969,73 miliar sepanjang periode Januari-Juni 2026 – menjadi kontributor kedua terbesar dengan porsi 26,32% dari pendapatan semester I.

Jika dilihat secara kuartalan, kinerja penjualan otomotif April-Juni 2026 bahkan menyentuh Rp621,35 miliar, atau meroket 78,35% dari realisasi kuartal I 2026 yang hanya sebesar Rp346,15 miliar.

Selain lini otomotif, kontribusi dari bisnis fashion apparel juga tampak bertumbuh pesat secara tahunan dan kuartalan, menyumbang Rp763,36 miliar atau 20,72% pendapatan.

Terbaru, ERAL telah resmi menjadi distributor produk denim Levi’s di Indonesia pada Juli 2026 lalu. Sebelumnya perseroan telah membawahi sejumlah merek fesyen global seperti Urban Republic, Urban Adventure, JD Sports, hingga Asics.

Sementara itu, meski melemah secara kuartalan, penjualan telepon selular dan tablet masih tumbuh secara tahunan, dan berkontribusi Rp320,11 miliar atau sekitar 8,69% pendapatan per akhir Juni 2026.

Di sisi lain, pendapatan dari lini bisnis utama ERAL, yaitu penjualan aksesoris, IoT, dan lain-lain, justru merosot menjadi Rp1,55 triliun, meski masih menopang 41,75% pendapatan Perseroan pada periode ini.

Kemudian, penjualan komputer dan alat elektronik lain hanya menyumbang Rp93,39 miliar atau 2,53% pendapatan ERAL hingga akhir semester I 2026.

Seiring dengan pertumbuhan angka penjualan, ERAL juga meningkatkan margin laba kotornya, yang kini naik dari 17,7% menjadi 18,13%.

Peningkatan kinerja keuangan juga mendongkrak arus kas neto dari aktivitas operasi ERAL, yang tercatat menyentuh Rp415,06 miliar.

Meski demikian, arus kas untuk pembayaran pendanaan cukup deras, sehingga membuat kas dan setara kas Perseroan hanya tersisa Rp297,74 miliar pada akhir Juni 2026.

Total aset ERAL tercatat Rp3,15 triliun hingga akhir semester I 2026, dengan ekuitas Rp1,83 triliun dan liabilitas Rp1,32 triliun. (ZH)