ARKO raih pinjaman Rp450 miliar dari Indonesia Infrastructure Finance

Selasa, 28 Juli 2026

image

JAKARTA - Emiten pengembang energi terbarukan, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) senilai maksimal Rp450 miliar.Fasilitas pinjaman tersebut ditandatangani pada 24 Juli 2025 dengan jangka waktu (tenor) hingga 7 (tujuh) tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian.Corporate Secretary ARKO, Ricky Hartono, menyampaikan bahwa dana dari pinjaman tersebut akan dialokasikan untuk pemenuhan kewajiban keuangan jangka panjang serta mendukung kebutuhan operasional perusahaan."Pinjaman tersebut digunakan Perseroan untuk melakukan pembayaran pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Hijau I Arkora Hydro Seri A yang akan jatuh tempo pada 08 Agustus 2026, dan untuk keperluan umum Perseroan," ujarnya dalam keterbukaan informasi resmi, Selasa (28/7).

Ia menambahkan bahwa terlaksananya transaksi pinjaman ini memberikan sentimen positif bagi perkembangan usaha perseroan secara menyeluruh."Perolehan Perjanjian Pinjaman ini membawa dampak yang positif bagi kegiatan operasional, keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan," tuturnya.

Pada perdagangan saham sesi satu hari ini, Selasa (28/7), hingga pukul 10.00 WIB, harga saham ARKO naik tipis 0,98% ke level Rp5,175 per lembar.

Namun, dalam sebulan terakhir saham ARKO turun 4,17% dan sejak awal 2026 merosot hingga 27,37%. (DK)