ANJT milik Keluarga Fangiono terima kredit Rp4,85 triliun dari BRI

Sabtu, 20 Desember 2025

image

JAKARTA – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT), emiten sawit yang baru diakuisisi Keluarga Fangiono, meraih kredit jumbo sebesar Rp4,85 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Perjanjian fasilitas term loan tersebut ditandatangani pada Jumat (19/12) kemarin. Berdasarkan keterbukaan informasi, pinjaman tersebut akan digunakan oleh empat anak usaha ANJT dengan plafon yang bervariasi.

Berikut detail pinjaman berjangka BBRI untuk empat anak usaha ANJT:

  1. PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) dengan limit sebesar Rp1,64 triliun
  2. PT Kayung Agro Lestari (KALE) dengan limit sebesar Rp1,39 triliun
  3. PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) dengan limit sebesar Rp760 miliar
  4. PT Austindo Nusantara Jaya Agri Siais (ANJAS) dengan limit sebesar Rp1,06 triliun

ANJT dikenakan bunga pinjaman 7,5% per tahun, dengan jangka waktu hingga 19 Maret 2037 mendatang.

Fasilitas term loan ini juga termasuk sebagai transaksi material, karena jumlahnya yang melebihi 50% ekuitas ANJT (diaudit) per Desember 2024, yaitu US$391,89 juta, atau sekitar Rp6,54 triliun.

“Transaksi Material ini dilakukan dalam rangka mendukung pengelolaan keuangan dan kebutuhan operasional dalam kelompok usaha secara lebih optimal dan efisien,” ujar manajemen ANJT dalam keterangan resminya, Jumat (19/12).

Sebelum pinjaman jumbo dari BBRI, ANJT juga mendapatkan fasilitas kredit Rp1,6 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada Mei 2025 lalu. Dengan bunga 7% per tahun, pinjaman tersebut berlaku hingga 12 Agustus 2026.

Sebagai catatan, ANJT baru resmi diakuisisi First Resources Limited (FRL)—entitas milik Keluarga Fangiono—pada bulan Mei 2025. FRL telah menyelesaikan tender wajib pada September lalu dan kini mengendalikan 95,92% saham ANJT.

Berdasarkan keterangan resmi Perseroan, ANJT akan diberikan waktu paling lambat 2 tahun untuk memenuhi ketentuan free float 7,5% agar tetap tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia. (ZH)