Emiten tambang dan bank siapkan dividen interim, catat jadwal cum date
Sabtu, 20 Desember 2025

JAKARTA – Sejumlah emiten tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan rencana pembayaran dividen interim untuk tahun buku 2025 dengan yield beragam, mulai dari kurang dari 1% hingga tembus 7,6%.
Salah satunya adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), yang mengumumkan distribusi dividen US$250 juta, atau setara Rp144,9 per lembar saham, yang akan dibayarkan 15 Januari 2026 mendatang.
Dengan harga penutupan per Jumat (19/12) di level Rp1.900, maka dividend yield saham induk Grup Adaro ini dapat mencapai 7,6%.
Bank digital PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) juga mengungkapkan rencana distribusi dividen interim Rp1,54 per lembar pada 9 Januari 2026.
Sebagai catatan, AMAR merupakan salah satu dari sedikit bank digital yang berkomitmen membagikan dividen kepada pemegang sahamnya sejak tahun buku 2023 – meskipun dividen interim mendatang hanya membukukan yield 0,6%.
Di sisi lain, saham bank BUMN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga merencanakan dividen interim Rp137 per lembar pada 15 Januai 2026 mendatang.
Selain itu, terdapat pula dua saham tambang batu bara PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR).
KKGI akan membagikan dividen interim Rp17 per lembar pada 14 Januari, sedangkan BSSR akan membagikan dividen interim Rp127,41 pada 15 Januari.
Berikut jadwal distribusi dividen interim emiten-emiten tersebut, dengan jadwal cum date yang jatuh dalam dua pekan mendatang.
1. BSSR – Rp127,41/lembar
2. ADRO – Rp144,89/lembar
3. BBRI – Rp137/lembar
4. KKGI – Rp17/lembar
5. AMAR – Rp1,54/lembar
(ZH)