Minyak Irak tak mampu gantikan pasokan Venezuela di pasar Amerika

Minggu, 21 Desember 2025

image

Jakarta – Minyak mentah Irak dinilai tidak dapat menggantikan pasokan minyak Venezuela di pasar Amerika Serikat, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan berkurangnya pasokan minyak mentah berat akibat blokade AS terhadap kapal tanker Venezuela.

Seperti dikutip oilprice.com, Jumat (19/12), ekonom Irak Nabil Al-Marsoumi menilai secara ekonomi tidak layak bagi Irak untuk mengirimkan volume tambahan minyak mentah berat ke AS guna menutup potensi kekurangan pasokan dari Venezuela. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya biaya logistik dan margin keuntungan yang sangat tipis.

Jenis minyak mentah Irak, Basrah Heavy, saat ini diperdagangkan sekitar US$4 per barel lebih rendah dibandingkan Basrah Medium. Namun, pengiriman Basrah Heavy ke Amerika Serikat diperkirakan menambah biaya pengapalan dan asuransi hingga sekitar US$3,5 per barel.

“Secara finansial, margin keuntungannya tidak sepadan,” ujar Al-Marsoumi, seperti dikutip media Irak, Shafaq News.

Selain faktor biaya, kemampuan Irak untuk meningkatkan ekspor juga dibatasi oleh kesepakatan OPEC+. Irak masih harus mengompensasi kelebihan produksi sebelumnya, sehingga ruang untuk menaikkan produksi minyak tetap terbatas.

Di sisi lain, pasar minyak mentah berat tengah mencermati risiko pasokan dari Venezuela. Blokade AS terhadap kapal tanker minyak Venezuela berpotensi mengurangi pasokan minyak ekstra berat ke pasar global, termasuk ke AS.

Tekanan terhadap sektor energi Venezuela juga meningkat akibat terganggunya pasokan nafta dari Rusia, yang digunakan perusahaan minyak negara PDVSA untuk mengencerkan minyak mentah beratnya. Data pelacakan kapal menunjukkan setidaknya satu tanker yang membawa nafta Rusia sempat berlayar menuju Venezuela, namun berbalik arah dan dialihkan ke Eropa.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko Venezuela terpaksa mengurangi atau menghentikan produksi minyak akibat keterbatasan kapasitas penyimpanan, yang berpotensi memperketat pasar minyak mentah berat secara global. (GA)