Pejabat Korsel minta maaf atas ETF leverage saham tunggal
Sabtu, 01 Agustus 2026
SEOUL — Menteri Keuangan Korea Selatan Koo Yun-cheol dan regulator keuangan negara tersebut menyampaikan permintaan maaf atas peluncuran exchange-traded fund (ETF) leverage berbasis satu saham (single-stock leveraged ETF). Produk tersebut dituding memperparah aksi jual di pasar saham Korea Selatan.
Dikutip dari Reuters, Koo menyampaikan permintaan maaf dalam sidang parlemen setelah mendapat desakan dari anggota parlemen. Ia mengakui bahwa produk tersebut diluncurkan tanpa pertimbangan yang matang.
Dalam sidang parlemen terpisah, Ketua Financial Services Commission (FSC) Lee Eog-weon juga menyampaikan permintaan maaf. Pernyataan itu disampaikan setelah sejumlah anggota parlemen mengkritik persetujuan regulator terhadap produk tersebut karena dinilai memperburuk aksi jual di pasar saham Korea Selatan sepanjang bulan ini.
"Sebagai otoritas yang bertanggung jawab atas pasar keuangan, kami meminta maaf karena belum mampu memenuhi harapan publik dalam mengawasi produk ini," ujar Lee.
Permintaan maaf tersebut disampaikan ketika indeks acuan Kospi sempat anjlok hingga 12,6% pada perdagangan Rabu (29/7). Penurunan dipimpin oleh saham Samsung Electronics dan SK Hynix, yang secara gabungan menyumbang hampir separuh kapitalisasi pasar indeks tersebut.
Persetujuan regulator terhadap ETF leverage berbasis satu saham menuai kritik setelah investor ritel ramai-ramai mengalirkan dana ke produk tersebut. Sebagian besar ETF itu terkait dengan saham Samsung Electronics maupun SK Hynix, seiring dengan optimisme bahwa permintaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) akan tetap kuat.
Di tengah aksi jual tersebut, saham Samsung Electronics sempat merosot hingga 14% dalam perdagangan di Seoul. Sementara itu, saham SK Hynix anjlok hampir 20%, meski perusahaan membukukan laba tertinggi sepanjang sejarah. (ARF)