Al Jazeera gandeng Google Cloud luncurkan AI
Senin, 22 Desember 2025

JAKARTA – Al Jazeera Media Network secara resmi mengumumkan peluncuran "The Core", sebuah model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) integratif yang dikembangkan melalui kemitraan strategis dengan Google Cloud.
Inisiatif ini dirancang untuk merombak total paradigma operasional ruang redaksi, menggeser fungsi AI dari sekadar perangkat pasif menjadi "mitra aktif" dalam ekosistem jurnalisme global.
Seperti dilansir dari aljazeera.com(21/12), proyek ambisius ini menopang enam pilar utama operasional, mulai dari pemrosesan data kompleks, produksi konten berita yang imersif, hingga otomasi alur kerja internal.
Direktur Jenderal Al Jazeera, Sheikh Nasser bin Faisal Al Thani, menegaskan bahwa "The Core" merupakan manifestasi visi perusahaan untuk menyatukan keahlian jurnalis manusia dengan kecepatan komputasi AI, memastikan kepemimpinan jaringan tersebut di era disrupsi digital.
Kolaborasi ini dinilai oleh Alex Rutter, Direktur Pelaksana AI Google Cloud untuk wilayah EMEA, sebagai titik balik krusial dalam evolusi "media cerdas".
Dengan memanfaatkan infrastruktur cloud dan algoritma canggih Google, Al Jazeera menargetkan peningkatan drastis dalam akurasi pelaporan serta kedalaman konteks analitis bagi audiens internasionalnya.
Ahmad Al-Fahad, Direktur Eksekutif Teknologi Al Jazeera, menekankan bahwa integrasi teknologi mutakhir ini adalah langkah wajib untuk menjaga relevansi dan daya saing industri media yang terus berubah. (SF)