Laba INTP melesat 19,18%, pendapatan capai Rp8,45 triliun

Selasa, 04 Agustus 2026

image

JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp589,64 miliar pada semester I 2026, meningkat 19,18% dibandingkan Rp494,76 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sejalan dengan pertumbuhan laba, laba per saham dasar (earnings per share/EPS) meningkat menjadi Rp179,45 per saham dari Rp147,69 per saham pada semester I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru INTP, pendapatan naik 5,23% menjadi Rp8,45 triliun pada semester I-2026, dari Rp8,03 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Segmen semen masih menjadi penyumbang utama pendapatan dengan nilai Rp7,98 triliun. Sementara itu, segmen beton siap pakai menyumbang Rp560,37 miliar dan segmen agregat sebesar Rp110,71 miliar.

Total pendapatan tersebut dikurangi eliminasi sebesar Rp195,06 miliar.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan meningkat 4,39% menjadi Rp5,94 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp5,69 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Hingga 30 Juni 2026, total aset INTP tercatat sebesar Rp30,23 triliun, turun 4,70% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang mencapai Rp31,72 triliun.

Liabilitas turun 4,69% menjadi Rp8,12 triliun dari Rp8,52 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total ekuitas berkurang 4,70% menjadi Rp22,11 triliun dibandingkan Rp23,20 triliun pada akhir tahun lalu. (DH)