BYD luncurkan mobil hybrid flex-fuel pertama buatan Brasil
Rabu, 05 Agustus 2026
JAKARTA – BYD memperkuat ekspansinya di Amerika Latin dengan meluncurkan mobil plug-in hybrid (PHEV) flex-fuel pertama yang diproduksi di Brasil.
Seperti dikutip Reuters, Senior Vice President BYD Brasil, Alexandre Baldy, mengatakan Song Pro Super-Híbrido Flex Fuel mulai diperkenalkan pada Selasa dan akan tersedia di jaringan dealer di seluruh Brasil mulai Rabu.
Model tersebut mampu beroperasi menggunakan tenaga listrik, bensin, maupun etanol, menyesuaikan karakteristik pasar otomotif Brasil.
Varian GL menawarkan jarak tempuh hingga 60 kilometer dalam mode listrik penuh, sedangkan versi GS mampu menempuh hingga 120 kilometer tanpa menggunakan bahan bakar konvensional.
Kendaraan tersebut diproduksi di pabrik BYD di Camacari, Negara Bagian Bahia, yang dibangun dengan investasi sekitar 100 juta real Brasil atau sekitar US$19,6 juta.
Menurut Baldy, kendaraan itu juga menjadi tonggak penting karena telah menggunakan lebih dari 50% komponen lokal, sejalan dengan target perusahaan untuk seluruh kendaraan produksi Brasil pada Januari 2027.
"Ini adalah proyek yang sangat simbolis bagi BYD," kata Baldy.
"Dikembangkan bersama oleh tim penelitian dan pengembangan di Brasil dan Tiongkok, kolaborasi perdana ini menghasilkan proyek yang dirancang khusus untuk pasar Brasil."
BYD sebelumnya memulai operasinya di Brasil sebagai perakit kendaraan semi-knocked-down (SKD).
Kini perusahaan beralih ke produksi penuh untuk memenuhi regulasi pemerintah sekaligus memperkuat posisi Brasil sebagai pusat manufaktur dan ekspor bagi kawasan Amerika Latin.
Selain memanfaatkan pemasok lokal untuk komponen seperti ban, BYD juga berencana memproduksi baterai serta berbagai komponen utama lainnya di fasilitas Camacari yang mulai beroperasi pada Oktober 2025.
Meski dikembangkan khusus untuk pasar Brasil, Baldy mengatakan model Song Pro Flex berpotensi dipasarkan ke negara lain, termasuk India, seiring meningkatnya penggunaan bahan bakar etanol di sejumlah pasar berkembang.
BYD menggelontorkan investasi sekitar 5,5 miliar real Brasil untuk pembangunan kompleks manufaktur Camacari.
Tahun ini, pabrik tersebut ditargetkan memproduksi sekitar 180.000 unit kendaraan dan diperkirakan memasok sekitar 150.000 unit dari target penjualan BYD di Brasil yang mencapai 200.000 kendaraan sepanjang 2026.
Kinerja penjualan BYD di Brasil juga terus menunjukkan tren positif. Pada Juli, perusahaan mencatat penjualan bulanan tertinggi sepanjang sejarah dengan total 23.465 unit, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan 9.680 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Model Dolphin GS menjadi kendaraan terlaris di pasar ritel Brasil dengan penjualan mencapai 5.861 unit.
Pencapaian tersebut mengangkat pangsa pasar BYD menjadi sekitar 9,1% dan menempatkannya sebagai produsen otomotif terbesar keempat di negara tersebut.(DH)