Laba CMRY naik 17,88% pada semester I 2026, jadi Rp1,17 triliun
Kamis, 06 Agustus 2026
JAKARTA — Emiten produsen yoghurt, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), membukukan laba bersih Rp1,17 triliun pada semester I 2026, meningkat 17,88% dari Rp993,80 miliar yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan perseroan yang mencapai Rp6,46 triliun sepanjang Januari-Juni 2026, atau naik 25,49% dari Rp5,14 triliun pada semester I 2025.
Kenaikan pendapatan didorong oleh penguatan pada kedua segmen usaha perseroan. Pada segmen produk olahan susu, penjualan melonjak 54,34% menjadi Rp2,77 triliun pada semester I 2026 dari Rp1,79 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, segmen makanan konsumsi juga mencatatkan pertumbuhan dengan penjualan naik 10,03% menjadi Rp3,68 triliun hingga Juni 2026, dibandingkan Rp3,35 triliun pada semester I 2025.
Ditinjau dari wilayah pemasaran, penjualan CMRY di Indonesia meningkat menjadi Rp6,36 triliun dari Rp5,09 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan di pasar luar negeri juga tercatat mencapai Rp96,74 miliar.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, beban pokok penjualan perseroan meningkat 29,08% menjadi Rp3,66 triliun pada semester I 2026 dari Rp2,83 triliun pada semester I 2025.
Dari sisi neraca, total aset CMRY meningkat menjadi Rp9,24 triliun per Juni 2026, dibandingkan Rp8,74 triliun pada akhir Desember 2025.
Kemudian, liabilitas juga naik menjadi Rp2,08 triliun dari Rp1,95 triliun, sementara total ekuitas bertambah menjadi Rp7,16 triliun per Juni 2026.
Pada perdagangan hari ini, Kamis (6/8), harga saham CMRY turun 1,89% ke level Rp4.660 per lembar.
Namun, dalam sebulan terakhir saham CMRY naik 7,87% sementara sejak awal 2026 anjlok 16,04%. (DK)