IHSG kehilangan 61 poin, saham SUPA kembali merosot
Selasa, 23 Desember 2025

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 61,06 poin atau 0,71% ke level 8.584,78 pada perdagangan Selasa (23/12) hari ini, setelah sempat menguat 0,42% pada awal pekan.
Penurunan hari ini membuat IHSG mencatat performa terburuk di antara indeks acuan saham Asia. Mayoritas indeks acuan saham di Asia menguat, dipimpin Nikkei 225 dengan kenaikan 1,81% dan VNI Indeks 1,21%.
Total transaksi di pasar saham Indonesia mencapai Rp24,49 triliun, yang melibatkan perdagangan 41,56 lembar saham untuk seluruh pasar.
Tiga saham yang mencatatkan transaksi tertinggi hari ini yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).
Total transaksi di saham BUMI mencapai Rp3,23 triliun, namun harga saham emiten tambang milik Grup Salim dan Bakrie ini turun 3,55% hingga penutupan perdagangan.
Sementara total transaksi di saham INET mencapai Rp1,19 triliun. Namun harga saham emiten infrastruktur telekomunikasi yang tengah menggelar rights issue ini, melesat 24,82% sepanjang perdagangan.
Terakhir, total transaksi di saham SUPA mencapai Rp963,53 miliar. Namun harga saham emiten bank digital milik Grup Emtek ini ditutup melemah 14,76%, melanjutkan penurunan di hari sebelumnya yang menyentuh batas Auto-Reject Bawah (ARB).
Analis Phintraco Sekuritas menyebut pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini akibat ketidakpastian yang meningkat.
Selain itu, lanjut analis Phintraco dalam catatan yang disampaikan sore ini, pelemahan IHSG juga disebabkan minimnya sentimen positif baru yang cukup kuat.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan hari ini, terpantau hanya 275 saham yang mencatat kenaikan harga. Sementara 373 saham melemah dan 157 stagnan. (KR)