Perdagangan asing net buy, BBRI tercatat top buy
Jumat, 07 Agustus 2026
JAKARTA – Nilai perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (7/8) bergeser pada posisi net buy value.
Pada hari bursa sebelumnya, Kamis (6/8), pasar saham mencatat nilai net sell sebesar Rp273,47 miliar. Namun, angka ini meroket ke zona hijau di posisi net buy sebesar Rp1,24 triliun hari ini.
Nilai pembelian asing (foreign buy) meningkat dari Rp4,88 triliun menjadi Rp5,68 triliun, sedangkan nilai penjualan asing (foreign sell) justru turun dari Rp5,15 triliun menjadi Rp4,45 triliun.
Hari ini, nilai net buy terbesar tercatat pada saham BBRI, disusul oleh saham-saham petrokimia, teknologi, dan pertambangan mineral.
Berikut adalah top 5 net buy asing di semua pasar, termasuk pasar reguler, negosiasi, dan tunai:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat nilai net buy terbesar, dengan nilai fantastis mencapai Rp506,9 miliar. Volume transaksi emiten ini juga net buy sebesar 160 juta lembar.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan nilai net buy Rp275,8 miliar. Transaksi asingnya tercatat dengan volume net buy 120 juta lembar.
PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) mencatat nilai net buy Rp229,8 miliar, meski hanya dengan volume net buy sebanyak 32,84 juta lembar.
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) tercatat diperdagangkan asing dengan nilai net buy sebesar Rp147,4 miliar. Emiten ini juga tercatat pada volume net buy, yaitu sebesar 46,86 juta lembar.
PT Timah (Persero) Tbk (TINS) menutup dengan nilai net buy sebesar Rp132 miliar. Volume perdagangan asingnya juga hanya sekitar 34,04 juta lembar.
Sementara itu, sektor perbankan menyumbang saham-saham yang banyak dilepas oleh asing hari ini.
Berikut adalah top 5 net sell asing di semua pasar:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat nilai net sell terbesar, dengan nilai sebesar Rp93,1 miliar. Volume transaksi asing emiten ini tercatat net sell, tapi hanya sebanyak 14,64 juta lembar.
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) membukukan nilai net sell sekitar Rp69,3 miliar. Volume transaksi asingnya dicatat sebagai net sell sebesar 150 juta lembar.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat nilai net sell sebesar Rp60,4 miliar dengan volume net sell di angka 14,33 juta lembar.
PT Astra International Tbk (ASII) menyusul dengan nilai net sell Rp47,1 miliar. Volume transaksi asingnya net sell sekitar 9,26 juta lembar saja.
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menutup dengan nilai net sell Rp36,2 miliar. Volumenya dicatat di posisi net sell, hanya sebesar 4,86 juta lembar. (KD)
Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.