Saham nikel ini tinggalkan area oversold, capai resistance baru?
Rabu, 24 Desember 2025

JAKARTA - Analisis teknikal dari PT Ina Sekuritas Indonesia memberikan gambaran arah pergerakan emiten tambang dan pemrosesan nikel Merdeka Group, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), Rabu (24/12).Analis Ina Sekuritas merekomendasikan saham MBMA dengan rating Buy on Weakness pada perdagangan hari ini.Analis menilai adanya sentimen positif dari kebijakan pemerintah Indonesia yang memangkas target produksi nikel tahun 2026 menjadi 250 juta ton, dari sebelumnya 389 juta ton pada 2025 demi menjaga stabilitas harga nikel di pasar global.Secara teknikal, saham MBMA tengah menunjukkan rebound dari area support sekaligus lower line pada bullish trend line.Pergerakan saham MBMA diperkuat oleh indikator stochastic yang mulai bergerak naik dan meninggalkan area oversold, mengindikasikan potensi kelanjutan penguatan.Resistance terdekat pada saham MBMA berada di Rp580 dan Rp620, sementara support berada di Rp540 dan Rp525.MBMA bergerak di industri nikel dan bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) dengan model bisnis terintegrasi secara vertikal, mulai dari pertambangan bijih nikel hingga pengolahan menjadi produk antara baterai.Produk tersebut mencakup nickel pig iron (NPI) melalui smelter RKEF, serta pengembangan fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Sulawesi.Selengkapnya, analisis teknikal saham MBMA bisa dilihat pada video berikut. (DK/ZH)Grafik: Bloomberg