WIFI milik Hashim rambah bisnis baru, target balik modal 1,5 tahun
Senin, 10 Agustus 2026
JAKARTA – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten dari sektor teknologi milik Hashim Djojohadikusumo, akan menambah lini usaha baru di bidang konstruksi sentral telekomunikasi.
Direktur Utama WIFI, Hendrik Tee, mengatakan penambahan usaha baru ini diharapkan mendukung dan memperkuat kegiatan usaha perseroan, di bidang infrastruktur telekomunikasi.
“Penambahan kegiatan usaha ini tidak diharapkan memberikan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” jelas Hendrik, dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (8/8).
Dalam dokumen hasil penilaian terhadap rencana bisnis baru, kantor jasa penilai rencana bisnis baru WIFI mengatakan fokus bisnis akan menyasar pelanggan korporasi atau Business-to-Business (B2B).
“Payback periode yang diperoleh adalah 1 tahun dan 5 bulan. Dengan demikian, perseroan mampu mengembalikan seluruh investasi setelah proyek berjalan selama 1 tahun dan 5 bulan,” tulis laporan tersebut.
Sementara itu manajemen WIFI berencana mengoptimalkan 35 karyawan existing dan menerapkan sistem sewa untuk pemenuhan alat berat, demi menjaga efisiensi pengeluaran modal pada lini bisnis baru ini.
Selain itu, manajemen WIFI juga akan meminta persetujuan dalam rapat pemegang saham, yang dijadwalkan pada 11 September 2026 mendatang.
Saat ini mayoritas saham WIFI berada di bawah kendali PT Investasi Sukses Bersama (ISB), dengan kepemilikan 54,42%. ISB juga dikenal sebagai entitas bisnis milik Hashim Djojohadikusumo.
Sementara itu Djoni tercatat memiliki 5,27% saham dan investor publik secara agregat memiliki 40,30% saham. (KR)