Harga emas, perak, dan platinum koreksi usai cetak rekor tertinggi
Kamis, 25 Desember 2025

JAKARTA - Harga emas, perak, dan platinum bergerak melemah pada Rabu setelah mencetak reli ke level tertinggi sepanjang masa.Pasar dinilai tengah mengambil jeda seiring aksi ambil untung usai lonjakan harga tajam.Seperti dikutip reuters.com, harga emas spot turun 0,2% menjadi US$4.479,38 per ons pada pukul 13.57 waktu AS, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di US$4.525,18 per ons.Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup melemah 0,1% ke level US$4.502,8 per ons.Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, mengatakan pasar emas saat ini mengalami konsolidasi teknikal dan aksi ambil untung ringan setelah mencetak rekor.Menurutnya, emas cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menginginkan Ketua Federal Reserve berikutnya menurunkan suku bunga jika pasar berjalan baik turut menopang sentimen.The Fed sendiri telah memangkas suku bunga tiga kali tahun ini, dan pelaku pasar memperkirakan dua kali pemangkasan tambahan pada tahun depan.Dari sisi geopolitik, ketegangan juga meningkat setelah Penjaga Pantai AS menunggu kedatangan pasukan tambahan sebelum berupaya menaiki dan menyita kapal tanker minyak yang dikaitkan dengan Venezuela.Harga perak sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di US$72,70 per ons dan terakhir naik 0,7% ke US$71,94 per ons.Wyckoff memperkirakan target kenaikan berikutnya untuk emas berada di US$4.600 per ons, sementara perak berpotensi mencapai US$75 per ons hingga akhir tahun, dengan indikator teknikal yang masih bullish.Sepanjang tahun ini, harga perak telah melonjak sekitar 149%, melampaui kenaikan emas yang mencapai lebih dari 70%.Platinum sempat mencapai puncak US$2.377,50 per ons sebelum memangkas penguatan dan turun 2,4% ke level US$2.220,44 per ons.Palladium juga merosot lebih dari 9% ke US$1.683,58 per ons, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.Platinum dan palladium, yang banyak digunakan dalam catalytic converter kendaraan untuk menekan emisi, masing-masing telah naik sekitar 145% dan lebih dari 85% sepanjang tahun ini.Kenaikan tersebut didorong oleh ketatnya pasokan tambang, ketidakpastian tarif, serta peralihan sebagian minat investasi dari emas. (DK)