Hasil review MSCI bisa dorong outflow Rp1 triliun, IHSG masih aman?
Kamis, 13 Agustus 2026
JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa hasil tinjauan indeks global MSCI periode Agustus 2026 dapat memicu arus dana keluar (outflow) dari pasar saham Indonesia hingga Rp1 triliun.
Research Analyst Mirae Asset Sekuritas, Wilbert Arifin, memperkirakan bahwa terdapat passive outflow sekitar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun yang akan terjadi usai perubahan indeks MSCI berlaku efektif per awal September.
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menambahkan bahwa dengan absennya inklusi saham Indonesia ke MSCI Global Standard Index, tidak ada arus dana masuk (inflow) yang dapat mengimbangi outflow tersebut.
Meski demikian, Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan bahwa dampak dari review MSCI terhadap IHSG akan relatif terbatas.
Pasalnya, bobot Indonesia di Emerging Market kini sudah cukup rendah. Hasil tinjauan indeks Agustus 2026 ini pun hanya membuat bobot saham-saham Indonesia turun dari 0,49% ke 0,46%.
Menurut Wilbert, meskipun masih terdapat potensi sentimen negatif dalam jangka pendek, arus dana keluar ini diperkirakan hanya terkonsentrasi pada saham-saham yang terdampak saja.
Senada dengan pandangan Wilbert, Rully juga memproyeksikan bahwa dampak dari perubahan indeks tersebut utamanya bersifat teknikal. “Dengan potensi passive outflow menjelang implementasi akhir Agustus,” imbuhnya.
Ke depannya, Wilbert menegaskan pentingnya upaya regulator pasar modal Indonesia untuk terus menjaga kredibilitas pasar serta berdiskusi aktif dengan penyedia indeks global MSCI.
“Perbaikan secara gradual pada aspek tersebut dapat membuka peluang keputusan MSCI yang lebih positif, dan menjadi katalis tambahan bagi arus modal asing maupun pasar secara keseluruhan,” jelas Wilbert. (ZH)