Garuda Indonesia berhentikan Direktur Niaga usai setahun menjabat
Kamis, 13 Agustus 2026
JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengumumkan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim, efektif per 14 Agustus 2026.
“Dewan Komisaris Perseroan menetapkan pemberhentian sementara Sdr. Reza Aulia Hakim dari jabatannya sebagai Direktur Niaga Perseroan sejak tanggal 14 Agustus 2026,” jelas manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (13/8).
Namun, manajemen Garuda Indonesia mengaku tidak ada dampak langsung terhadap kegiatan operasional Perseroan dari pemberhentian sementara anggota direksi tersebut.
“Perseroan memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan dengan normal,” tulis Andreas Tumpal H. Hutapea, Vice President GIAA, dalam keterangannya.
Sebagai catatan, Reza Aulia Hakim adalah salah satu anggota direksi termuda Garuda Indonesia.
Ia juga bukan merupakan sosok asing di grup penerbangan milik negara tersebut. Reza Aulia Hakim telah berkarir di GIAA sejak tahun 2016 hingga 2020, dan pernah menjabat sebagai Direktur Komersial PT Gapura Angkasa pada 2024-2025.
Ia baru diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 30 Juni 2025 lalu, menggantikan Ade R. Susardi menjadi Direktur Niaga Garuda Indonesia.
Kini, berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris GIAA akan menunjuk salah seorang anggota direksi lain untuk menjalankan tanggung jawab anggota direksi yang kosong tersebut.
“Adapun lebih lanjut Dewan Komisaris akan menetapkan pelaksana tugas Direktur Niaga sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku di Perseroan,” tutup Andreas Hutapea. (ZH)