Rusia berencana bangun pembangkit listrik di Bulan dalam satu dekade

Jumat, 26 Desember 2025

image

MOSKOW – Rusia berencana membangun pembangkit listrik di bulan dalam satu dekade ke depan untuk mendukung program antariksa lunar serta stasiun riset bersama dengan China.Rencana ini diumumkan badan antariksa Rusia, Roscosmos, di tengah persaingan negara-negara besar dalam eksplorasi satelit alami bumi tersebut.Dilansir dari reuters.com, Roscosmos menyatakan proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2036 dan akan digarap bersama perusahaan kedirgantaraan Lavochkin Association.Meski tidak disebutkan secara eksplisit, keterlibatan perusahaan nuklir negara Rosatom dan Institut Kurchatov mengindikasikan pembangkit tersebut berbasis energi nuklir.Pembangkit listrik ini akan menyuplai energi bagi program bulan Rusia, termasuk pengoperasian rover, observatorium, serta infrastruktur Stasiun Riset Lunar Internasional Rusia–China.Roscosmos menilai proyek ini sebagai langkah penting menuju pendirian pangkalan ilmiah bulan yang beroperasi secara permanen dan transisi dari misi sekali jalan ke eksplorasi jangka panjang.Ambisi Rusia di luar angkasa sempat terpukul setelah wahana tak berawak Luna-25 gagal mendarat dan jatuh di permukaan bulan pada Agustus 2023.Dalam beberapa dekade terakhir, Rusia juga tertinggal dari Amerika Serikat dan China, terutama setelah inovasi peluncuran roket oleh perusahaan swasta AS seperti SpaceX.Kepala Roscosmos Dmitry Bakanov sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan pembangkit listrik di bulan serta eksplorasi planet Venus menjadi salah satu prioritas utama Rusia.Persaingan menuju bulan semakin ketat. NASA pada Agustus lalu juga menyatakan rencana untuk menempatkan reaktor nuklir di bulan paling cepat pada awal tahun fiskal 2030.Pemerintah AS menilai ketersediaan energi menjadi kunci keberlangsungan hidup manusia di bulan dan misi lanjutan menuju Mars.Meski aturan internasional melarang penempatan senjata nuklir di luar angkasa, penggunaan sumber energi nuklir diperbolehkan selama memenuhi ketentuan keselamatan.Para analis memperkirakan bulan akan menjadi pusat perebutan sumber daya, termasuk helium-3 yang langka di bumi serta logam tanah jarang yang penting bagi teknologi modern. (DK)