BP jual 65% saham Castrol ke Stonepeak senilai US$6 miliar

Jumat, 26 Desember 2025

image

JAKARTA - BP Plc sepakat menjual 65% saham bisnis pelumas Castrol kepada perusahaan ekuitas swasta asal Amerika Serikat, Stonepeak, dengan nilai sekitar US$6 miliar.

Transaksi ini menjadi langkah besar dalam rencana divestasi BP senilai US$20 miliar untuk memangkas utang dan meningkatkan imbal hasil bagi pemegang saham.

Kesepakatan yang diumumkan Rabu tersebut menilai Castrol sebesar US$10,1 miliar. Ini merupakan penjualan aset paling ambisius BP sejauh ini, seiring upaya perusahaan merampingkan portofolio dan mengurangi eksposur pada investasi energi terbarukan setelah kinerja sahamnya tertinggal dari para pesaing.

Dalam skema transaksi, BP akan mempertahankan 35% saham dalam perusahaan patungan baru bersama Stonepeak. Porsi tersebut dapat dilepas setelah masa penguncian (lock-in) selama dua tahun.

Seperti dikutip reuters.com, saham BP sempat menguat lebih dari 1% usai pengumuman, sebelum berbalik melemah tipis pada perdagangan pukul 11.47 GMT.

Analis RBC menilai meski valuasi Castrol sekitar US$10 miliar, nilai perusahaan (enterprise value) turun menjadi sekitar US$8 miliar setelah penyesuaian atas kepentingan minoritas dan kewajiban mirip utang.

RBC juga mempertanyakan alasan strategis penjualan aset yang dinilai sangat menghasilkan kas, berisiko rendah, dan berintensitas modal rendah, karena dinilai berpotensi melemahkan keberlanjutan dividen dan kualitas laba jangka panjang BP.

Penjualan ini mencakup US$800 juta untuk pembayaran dividen dipercepat. Langkah tersebut menyusul keputusan BP meninjau unit pelumas berusia lebih dari satu abad itu awal tahun ini, sebagai bagian dari strategi memfokuskan kembali bisnis pada minyak dan gas.

BP menyatakan dana hasil penjualan akan digunakan untuk mengurangi utang. Perusahaan menargetkan penyelesaian transaksi pada akhir 2026.

Melalui program divestasi US$20 miliar, BP berupaya memangkas utang bersih dari US$26 miliar menjadi kisaran US$14–18 miliar pada akhir 2027. Setelah transaksi Castrol, total hasil divestasi BP yang telah rampung dan diumumkan mencapai sekitar US$11 miliar.

Dalam pernyataan terpisah, Stonepeak mengungkapkan bahwa Canada Pension Plan Investment Board akan berinvestasi hingga US$1,05 miliar dalam transaksi ini dan memperoleh kepemilikan tidak langsung di Castrol.

Stonepeak, yang berfokus pada investasi infrastruktur dan aset keras seperti energi dan properti, mencari aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Menurut S&P Global, perusahaan ekuitas swasta saat ini memiliki sekitar US$2 triliun dana yang belum dialokasikan dan siap diinvestasikan, dengan fokus terbaru pada aset yang dilepas konglomerasi untuk memusatkan bisnis inti.

Proses penjualan Castrol dimulai awal tahun ini. Pada September, Stonepeak dan One Rock sempat mengajukan penawaran.

Reuters sebelumnya melaporkan pada November bahwa BP telah berdiskusi dengan Stonepeak terkait penjualan ini, setelah detail transaksi lebih dulu diberitakan oleh The Wall Street Journal dan Financial Times.

Di sisi manajemen, BP pekan lalu menunjuk Meg O’Neill, CEO Woodside Energy, sebagai CEO baru menggantikan Murray Auchincloss.

Ketua BP yang baru, Albert Manifold, sebelumnya menyatakan portofolio perusahaan terlalu kompleks dan perlu lebih cepat kembali fokus ke minyak dan gas. (DK)