Perdagangan asing net sell Rp1,4 triliun, TPIA top net sell
Jumat, 14 Agustus 2026
JAKARTA – Nilai perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (13/8) ditutup dengan net sell value.
Meskipun sempat net buy sebesar Rp725,40 miliar pada Rabu (12/8), perdagangan saham oleh asing hari ini kembali ke posisi net sell, dengan nilai fantastis sebesar Rp1,41 triliun,
Nilai pembelian asing (foreign buy) merosot dari Rp5,35 triliun menjadi Rp3,83 triliun, sedangkan nilai penjualan asing (foreign sell) naik dari Rp4,63 triliun menjadi Rp5,24 triliun.
Posisi tiga saham dengan top sell value terbesar hari ini tercatat dari Grup Barito Pacific, yaitu TPIA, PTRO, dan BRPT.
Berikut adalah top 5 net sell asing di semua pasar, termasuk pasar reguler, negosiasi, dan tunai:
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tercatat sebagai saham dengan nilai net sell terbesar, yaitu senilai Rp183,9 miliar. Volume transaksi asing emiten ini tercatat net sell mencapai 88,44 juta lembar.
PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan nilai net sell sekitar Rp117,2 miliar. Volume transaksi asingnya dicatat sebagai net sell sebesar 22,34 juta lembar.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyusul dengan nilai net sell sebesar Rp116,7 miliar dengan volume net sell di angka 61,90 juta lembar.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membukukan nilai net sell Rp112,4 miliar. Volume transaksi asingnya net sell sekitar 110 juta lembar.
PT Astra International Tbk (ASII) menutup dengan nilai net sell Rp94,3 miliar. Volumenya dicatat di posisi net sell di angka 19,62 juta lembar.
Sementara itu, posisi top buy value tertinggi diduduki oleh BBCA, disusul oleh dua bank pemerintah: BBRI dan BBNI.
Berikut adalah top 5 net buy asing di semua pasar:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat sebagai saham dengan nilai net buy terbesar, yaitu senilai Rp129,4 miliar. Volume transaksinya tercatat sebesar 20,36 juta lembar.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berada di posisi kedua, meski hanya membukukan nilai net buy Rp38,6 miliar. Volumenya net buy sebesar 12,33 juta lembar.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyusul dengan nilai net buy Rp30,9 miliar, dengan volume net buy sebanyak 8,57 juta lembar.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusul dengan net buy Rp9,1 miliar. Emiten ini tercatat pada volume net buy sebesar 454.500 lembar saja.
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) tercatat dengan nilai net buy sebesar Rp7,4 miliar saja. Volume perdagangan asingnya pun tidak signifikan, hanya net buy sekitar 980.300 lembar. (KD)
Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.