Gudang Garam suntik Rp200 miliar untuk Bandara Dhoho

Jumat, 14 Agustus 2026

image

JAKARTA – PT Gudang Garam Tbk (GGRM) telah melakukan injeksi modal senilai Rp200 miliar menyusul penerbitan 200 ribu saham baru oleh anak usahanya, PT Surya Dhoho Investama (SDI).

Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan penyetoran modal tersebut, maka modal ditempatkan dan disetor SDI naik dari Rp14,3 triliun menjadi Rp14,5 triliun.

SDI sendiri merupakan anak usaha langsung GGRM dengan kepemilikan 99,9%, yang bergerak di industri bandar udara, dan merupakan pendiri serta pengelola Bandar Udara Dhoho Kediri, Jawa Timur.

“Transaksi afiliasi yang bertujuan untuk meningkatkan modal SDI tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan operasional Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur, yang dibangun oleh Perseroan oleh SDI,” jelas Istata Siddharta, Direktur GGRM dalam keterangan resmi, Jumat (14/8).

Sebagai catatan, SDI mengoperasikan Bandara Dhoho dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha bersama Kementerian Perhubungan.

SDI berhak mengakui pendapatan dari pungutan layanan penumpang bandar udara, garbarata, konter pelaporan, layanan kargo, pendaratan, dan parkir pesawat.

Hingga akhir Juni 2026, segmen infrastruktur menyumbang pendapatan Rp468,32 miliar – atau hanya 1,14% dari total pendapatan Gudang Garam hingga akhir semester I 2026 sebesar Rp41,18 triliun.

Namun, mulai beroperasi sejak 2023, SDI mencatatkan total aset terbesar di antara entitas anak langsung milik Gudang Garam, yaitu mencapai Rp14,11 triliun per akhir Juni 2026 – atau sekitar 18,14% total aset induknya. (ZH)