Perdagangan asing net sell, ISAT terbesar di angka Rp188 miliar

Selasa, 18 Agustus 2026

image

JAKARTA – Setelah libur sehari dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Senin (18/8) ditutup dengan net sell value. 

Sebelumnya, pada Jumat (14/8), perdagangan saham oleh asing ditutup dengan net sell sebesar Rp1,41 triliun untuk pasar reguler, negosiasi, dan tunai. Hari ini, perdagangan asing di pasar reguler ditutup dengan net sell senilai Rp689,26 miliar.

Sementara itu, nilai pembelian asing (foreign buy) di pasar reguler tercatat sebesar Rp3,82 triliun, sedangkan nilai penjualan asing (foreign sell) sebesar Rp4,51 triliun.

Hari ini, saham emiten telekomunikasi ISAT menduduki posisi top sell.

Berikut adalah top 5 net sell asing di pasar reguler:

  • PT Indosat Tbk (ISAT) memimpin daftar top sell dengan net sell senilai Rp188,4 miliar. Volume transaksi asing emiten ini tercatat net sell mencapai 72,29 miliar lembar.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan nilai net sell sekitar Rp170 miliar. Volume transaksi asingnya dicatat sebagai net sell sebesar 54,72 juta lembar.

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyusul dengan nilai net sell sebesar Rp165,6 miliar dengan volume net sell mencapai 170 juta lembar.

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan nilai net sell Rp153,6 miliar. Volume transaksi asingnya net sell sekitar 76,92 juta lembar.

  • PT Astra International Tbk (ASII) menutup dengan nilai net sell Rp48 miliar. Volumenya dicatat di posisi net sell di angka 10,02 juta lembar saja.

Sementara itu, saham emiten mineral ANTM berada di posisi top buy. Sayangnya, saham-saham di daftar top buy tidak mencatat nilai yang terlalu signifikan.

Berikut adalah top 5 net buy asing di pasar reguler:

  • PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) memimpin daftar top buy dengan net sell senilai Rp69 miliar. Volume transaksinya tercatat sebesar 22,12 juta lembar.

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada di posisi kedua, dengan membukukan nilai net buy Rp45 miliar. Volume-nya net buy sebesar 6,87 juta lembar saja. 

  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) tercatat dengan nilai net buy Rp33,9 miliar, dengan volume net buy sebanyak 120 juta lembar.

  • PT Indika Energy Tbk (INDY) menyusul dengan net buy Rp27,7 miliar. Emiten ini tercatat pada volume net buy sebesar 10,25 juta lembar.

  • PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) tercatat dengan nilai net buy sebesar Rp25,2 miliar. Volume perdagangan asingnya dibukukan sebanyak 48,40 juta lembar. (KD)

Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.