BLTZ tutup CGV Studio Pekanbaru, alihkan ke dua lokasi lain

Rabu, 19 Agustus 2026

image

JAKARTA – PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), pengelola jaringan bioskop CGV di Indonesia, resmi menutup operasional salah satu bioskopnya di Kalimantan, CGV Studio Pekanbaru, pada 18 Agustus 2026.

Menurut Yang Cheolung, Direktur dan Corporate Secretary BLTZ, penutupan operasional CGV Studio Pekanbaru telah disepakati oleh Perseroan selaku pengelola bioskop, serta PT Citraciti Pacific (PCP) selaku pengelola Plaza Citra Pekanbaru.

“Berdasarkan surat pemberitahuan penutupan operasional Nomor 2866/MKT/CP-PL/VII/2026 tanggal 21 Juli 2026 … Perseroan memutuskan untuk melakukan penutupan secara permanen bioskop CGV Studio Pekanbaru yang berlokasi di Kota Pekanbaru,” tulisnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa penutupan permanen ini juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari keputusan PCP yang mempertimbangkan bisnis dan operasional Plaza Citra Pekanbaru.

Dalam keterangan resminya di laman resminya, manajemen tetap menegaskan kehadiran CGV di Kota Pekanbaru melalui dua lokasi bioskop lainnya, CGV Transmart Pekanbaru dan CGV Holiday Pekanbaru.

Sebagai catatan, BLTZ mengelola sekitar 72 bioskop CGV per akhir Desember 2025, dengan total 411 layar, di seluruh Indonesia.

Jaringan bioskop terbanyak berada di Jakarta, dengan 12 bioskop, diikuti Tangerang 7 bioskop dan Bandung 6 bioskop.

Kemudian, BLTZ juga akhirnya membalikkan rugi menjadi laba bersih Rp60,8 miliar per akhir 2025, meski jumlah penonton CGV tercatat merosot 3,05% menjadi 18,63 juta orang pada 2025.

Mengutip materi paparan publik BLTZ untuk 2026, Perseroan masih tampak optimistis mengenai outlook tahun ini, didorong “meningkatnya keragaman film lokal sepanjang tahun yang mampu bersaing dengan film Hollywood.” (ZH)