IHSG naik 4,14% dalam sepekan, didorong saham berkapitalisasi besar

Sabtu, 27 Desember 2025

image

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ketiga Desember 2025, dengan penguatan sebesar 4,14% seiring masuknya aksi beli pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Kenaikan indeks terutama ditopang oleh pergerakan saham-saham dengan kapitalisasi besar terhadap IHSG. Saham PT MD Pictures Tbk (FILM), menjadi kontributor terbesar setelah melonjak 32,20% dan mendongkrak IHSG hingga 23,49 poin.

Kemudian, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang menguat 1,47% turut mengangkat indeks sebesar 5,44 poin. Dari sektor pertambangan logam, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melonjak 22,87% dan berkontribusi 4,70 poin terhadap IHSG.

Sementara emiten pertambangan yang dimiliki oleh Grup Bakrie dan Salim lewat Mach Energy (Hongkong) Limited, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga naik 5,23% dan menambah penguatan indeks sebesar 4,49 poin.

Dari sektor otomotif, saham PT Astra International Tbk (ASII) juga turut menopang pergerakan IHSG dengan kenaikan 1,53 persen dan kontribusi 4,24 poin.Namun di balik penguatan tersebut, laju IHSG tertahan oleh tekanan dari sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi pemberat utama setelah turun 10,83% dan menekan IHSG sebesar 22,54 poin. Kemudian, Emiten milik Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah 4,60% dengan kontribusi negatif 18,40 poin terhadap indeks.

Tekanan juga datang dari PT DCI Indonesia Tbk (DCII), emiten data center milik Toto Sugiri ini turun 6,52% dan memangkas IHSG sebesar 16,41 poin, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang melemah 2,42 persen dengan dampak penurunan 10,30 poin.

Emiten milik Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga turut menambah tekanan setelah terkoreksi 10,98% dan membebani IHSG sebesar 6,16 poin. (DK)