Perdagangan asing terus net sell, ASII pegang posisi top sell
Rabu, 19 Agustus 2026
JAKARTA – Perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (19/8) kembali ditutup dengan net sell value.
Sebelumnya, pada Selasa (18/8), perdagangan asing di pasar reguler ditutup dengan net sell senilai Rp689,26 miliar. Angka tersebut sedikit membaik menjadi net sell Rp488,49 miliar hari ini.
Selain itu, nilai perdagangan asing di pasar reguler tampak melemah di kedua sisi. Nilai pembelian asing (foreign buy) turun dari Rp3,82 triliun menjadi Rp3,04 triliun, sedangkan nilai penjualan asing (foreign sell) anjlok dari Rp4,51 triliun menjadi Rp3,53 triliun.
Saham ASII yang bergerak di bidang otomotif tercatat sebagai saham top sell hari ini, disusul oleh saham-saham dari sektor pertambangan mineral.
Berikut adalah top 5 net sell asing di pasar reguler:
PT Astra International Tbk (ASII) tercatat dengan net sell tertinggi, senilai Rp73,2 miliar. Volume transaksi asing emiten ini tercatat net sell 15,39 miliar lembar.
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) membukukan nilai net sell sekitar Rp52,5 miliar. Volume transaksi asingnya dicatat sebagai net sell sebesar 17,32 juta lembar.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membukukan nilai net sell sebesar Rp49 miliar dengan volume net sell mencapai 5,03 juta lembar saja.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyusul dengan net sell Rp47,5 miliar. Volume transaksi asingnya net sell mencapai 260 juta lembar.
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menutup dengan nilai net sell Rp42,1 miliar. Volumenya dicatat di posisi net sell di angka 140 juta lembar.
Sementara itu, saham emiten mineral TINS berada di posisi top buy.
Berikut adalah top 5 net buy asing di pasar reguler:
PT Timah (Persero) Tbk (TINS) tercatat dengan net buy tertinggi, mencapai Rp158,9 miliar. Volume transaksinya tercatat sebesar 39,30 juta lembar.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membukukan nilai net buy Rp57,4 miliar. Volume-nya pun net buy sebesar 55,47 juta lembar.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat dengan nilai net buy Rp48,3 miliar, dengan volume net buy sebanyak 7,5 juta lembar saja.
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menyusul dengan net buy Rp24 miliar. Emiten ini tercatat pada volume net buy sebesar 53,34 juta lembar.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tercatat dengan nilai net buy sebesar Rp13,1 miliar. Volume perdagangan asingnya dibukukan hanya sebanyak 5,03 juta lembar. (KD)
Ingin tahu data transaksi investor asing lebih lengkap? Klik di sini.