SEFAS Group akuisisi 100% bisnis SPBU Shell di Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026

image

JAKARTA — SEFAS Group telah sepakat mengakuisisi 100% bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Transaksi tersebut masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan persyaratan umum lainnya.

CEO SEFAS Group Ricky Roesli mengatakan akuisisi ini menjadi langkah lanjutan perusahaan dalam mengembangkan bisnis ritel energi di Indonesia.

“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar Ricky, dalam keterangam resmi di laman resmi Sefas, Rabu (19/8).

Ia menambahkan, kepemilikan lokal akan menjadi fondasi bagi pengembangan bisnis setelah transaksi rampung.

“Kepemilikan lokal memberikan landasan yang kuat bagi fase pengembangan bisnis selanjutnya. Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling tepercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang,” kata Ricky.

Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia Andri Pratiwa mengatakan SEFAS memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap pasar energi domestik.

“SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal, kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya,” ujar Andri.

SEFAS Group akan melanjutkan proses untuk mengambil alih kepemilikan penuh atas bisnis tersebut. Penyelesaian transaksi ditargetkan berlangsung tahun ini, setelah seluruh persetujuan dan persyaratan yang diperlukan terpenuhi.

SEFAS menyatakan prioritas utama dalam proses tersebut adalah memastikan transisi berjalan lancar dengan tetap menjaga operasional SPBU agar aman dan andal.

Setelah transaksi selesai, pelanggan tetap akan melihat merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek. Skema tersebut ditujukan untuk menjaga kesinambungan layanan bagi pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis. (DK)